Launching Produk Batik, Menandai Eksistensi SD Muhammadiyah Kwarasan Selama Lebih dari Setengah Abad

1514

GUNUNGKIDUL – MINGGU WAGE | Milad ke-56 Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Kwarasan, melaunching produk batik dan gelar potensi, Sabtu (31/01/26). Acara yang dimulai pada sekitar pukul 18.30 WIB dengan menampilkan berbagai kreativitas siswa, dan partisipasi aktif wali murid tersebut sekaligus menandai eksistensi SD Muhammadiyah Kwarasan, selama lebih dari setengah abad.

Lomba yel-yel antar kelas oleh para wali murid, disusul atraksi memukau tim Tapak Suci siswa SD Muhammadiyah Kwarasan, mengawali kemeriahan acara. Selanjutnya, sebelum memasuki acara inti, panitia juga membagikan berbagai door prize menarik, dengan hadiah utama satu unit mesin cuci dari sponsor.

Suasana kembali khidmat setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dinyanyikan sekaligus menandai masuk ke inti acara Milad ke-56 Muhammadiyah Kwarasan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh penting di antaranya Panewu Nglipar, anggota Koramil Nglipar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul H. Slamet Sutoyo, S.Pd., M.M., Lurah Kedungkeris, komite, serta tokoh masyarakat setempat.

Pada sela-sela acara Ketua Panitia, Aris mengatakan, bahwa agenda ini bertujuan menunjukkan eksistensi sekolah yang telah berdiri selama 56 tahun.

“Ini menjadi visi-misi kami untuk mencetak generasi yang berbudi luhur, pintar ilmu agama, sekaligus menguasai ilmu dunia. Rencananya, milad seperti ini akan menjadi agenda tahunan,” kata Aris saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Kwarasan, Novita Rini, S.Pd., memaparkan sejumlah pencapaian besar, salah satunya yakni keberhasilan sekolah membebaskan lahan seluas 600 m² senilai Rp 258.300.000 (dua ratus lima puluh delapan juta tiga ratus ribu rupiah)

“Pencapaian ini diraih hanya dalam waktu 8 bulan, tentu berkat kerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kedungkeris, di bawah pimpinan Bapak Jumakir, S.Pd.” ungkap Novita dalam sambutanya.

Saat ini, demikian dikatakan Novita, dengan total 122 siswa, sekolah memiliki berbagai program unggulan dan prestasi membanggakan di antaranya, program Akademik & Religi, Tahfidzul Qur’an dengan target lulusan hafal minimal Juz Amma.

Sementara itu, untuk ekstrakurikuler antara lain, tapak suci, drum band, melukis, musik angklung, dan macapat, serta membatik, yang berhasil meraih prestasi terbaru pada tahun 2025 lalu, yakni juara II drum band dan tapak suci tingkat kabupaten.

Selain itu, SD Muhammadiyah Kwarasan juga berhasil launching produksi batik khas siswa pada 28 November 2025.

Penulis: JANK_KUNK
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.