YOGYAKARTA, KAMIS KLIWON-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui siaran Pers memperingatkan wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai selatan, akibat potensi gelombang laut tinggi.
Berdasarkan update terakhir 17 Juli 2018 pukul 07.00 WIB, TC SON TINH berada di Laut China Selatan sebelah barat laut Filipina. Aktifitas TC SON TINH yang bergerak ke arah barat dengan kecepatan 37 km/jam memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya 65 km/jam.
Kondisi ini berdampak pada peningkatan kecepatan angin hingga lebih dari 35 km/jam dan peningkatan tinggi gelombang laut di pesisir selatan Yogyakarta.
Prakiraan tinggi gelombang laut 17 – 22 Juli 2018 antara 2 meter sampai 6 meter.
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta Agus Sudaryatno, S.Kom., M.M, memyampaikan, dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG DIY menghimbau pada masyarakat supaya mewaspadai peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut.
“Terutama bagi masyarakat yang beraktifitas di sekitar pantai, nelayan di laut, dan wisatawan di pantai Selatan Yogyakarta,” terangnya dalam minggu-minggu ini.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tambahnya, kepada para nelayan untuk sementara waktu dihimbau agar tidak melaut.
“Kepada wisatawan dihimbau untuk tidak mandi di laut hingga tinggi gelombang laut kembali kondusif (normal),” himbaunya. (jk/ig)






