Bleberan Panen Jagung Perdana, Petani Berharap Harga Stabil

1346

INFOGUNUNGKIDUL, SABTU KLIWON

PLAYEN – Petani Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul Panen raya jagung perdana musim tanam 2018/2019. Hibrida Bisi-2, ditanam di lokasi Hutan Kemasyarakatan (HKM) Padukuhan Sawahan 1. Petani berharap harga stabil.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI, Sumardjo Gatot Irianto, Sabtu, (09/02), hadir dalam kesempatan tersebut.

Sugiyarto salah seorang pengurus kelompok tani HKM Hutan Lestari Sawahan 1 menjelaskan, benih jagung hibrida Bisi-2 yang ditanam merupakan bantuan dari pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul.

Lebih lanjut dia menyampaikan, hasil panen jagung para petani berhasil dengan baik. Produksi 1 hektar mencapai 13,48 ton untuk jagung basah dan 9,6 ton untuk jagung pipil kering.

Karena panen jagung melimpah petani khawatir bahwa, stabilitas harga jagung di pasaran terganggu.

“Pengalaman kami, bila hasil panen melimpah harga jatuh. Hal tersebut jelas merugikan para petani. Kami berharap kepada Pak Dirjen mengatur regulasi terkait harga jagung agar stabil,”ungkapnya.

Sugiyarto menambahkan, disamping menjaga kesetabilan harga pada saat panen, para petani jagung juga mengharapkan adanya bantuan pemerintah berupa mesin pengering jagung.

Menurut Sugiyarto, adanya.mesin pengering akan membantu para petani tidak bergantung pada proses alam. Adanya mesin pengering akan mengurangi resiko hasil panen jangung berjamur.

Hadir dalam panen raya perdana tanaman jagung jenis hibrida Bisi-2, Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bambang Wisnu Broto beserta jajaran Forkompinda. (Ag/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.