Presiden Jokowi Mengajak Pers Nasional Menemukan Jati Diri

203

INFOGUNUNGKIDUL, SABTU KLIWON

JAKARTA, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah menjamin prinsip kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat. Segenap insan pers harus menemukan jati diri.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019, yang digelar di Grand City, Surabaya, Jawatimur, (9/2) pagi.

Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan yang dipandu tanggung jawab moral, kebebasan yang beretika dan bertata krama, serta kebebasan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Penyiaran.

Presiden Jokowi mengajak pers untuk terus meneguhkan jati diri sebagai sumber informasi yang akurat, mengedukasi masyarakat, melakukan kontrol sosial, serta memberi kritik yang konstruktif.

Ketika pemerintah aktif membangun well informed society, tandas Presiden, hendaknya tidak terburu-buru dianggap sebagai sebuah kampanye atau pencitraan.

“Itu adalah bagian dari upaya untuk membentuk masyarakat yang sadar informasi,” tegas Presiden.

Dia berharap, media menjadi amplifier terhadap informasi pembangunan, termasuk kekurangan yang harus dibenahi bersama-sama.

Sebelum acara puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019, Presiden Jokowi menerima penghargaan Kemerdekaan Pers. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo.

Penanggung jawab peringatan Hari Pers Nasional 2019 Margiono mengatakan, penghargaan Kemerdekaan Pers diberikan karena Presiden Jokowi dinilai telah menjamin kebebasan pers, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan pers nasional.

(Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.