AIR BUKAN KOMODITAS POLITIK

144

RONGKOP – Jumat Wage | Air tetap menjadi Sumber Kemakmuran, bukan bualan politik saban mau Pilkada.  Air bersih dan air minum harus dikelola secara terpisah, agar suplai bisa menjangkau sampai hilir. Ini masukan untuk yang berani menjadi kandidat bupati 2020-2025.

Pemimpin  Gunungkidul 2020-2025 harus mampu melakukan terobosan keras dan super efisien untuk tata kelola air.

SAWERAN POLITIK, HANYA MELAHIRKAN KEMENANGAN SEMU

Sektor utara kawasan Batur Agung adalah zona suplai air bersih komersial.

Sektor tengah  Ledoksari  fokus air siap minum.

Sementara kawasan selatan difokuskan pada  distribusi air bersih merata untuk keperluan penduduk sepanjang waktu.

Untuk keperluan itu, butuh perusahaan Daerah, atau apakah sebutannya, yang handal sekaligus profesional.

Kalau Pemimpin yang akan datang mampu menjawab dan mewujudkan impian ini, maka kemakmuran rakyat Gunungkidul bukan hanya isapan  jempol.

Semoga gagasan ini mencerahkan dan menginspirasi para  Kandidat Bupati Gunungkidul 2020.

 

(Supriyadi, Cendikiawan UNS,  putra Daerah tinggal di Rongkop)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.