Antisipasi Dampak Bencana Merapi, Gunungkidul Siapkan Tempat Pengungsian

417

WONOSARI-JUMAT KLIWON | Aktivitas Gunung Merapi yang kian meningkat membuat sejumlah wilayah yang berdekatan bersiap melakukan berbagai langkah antisipasi. Tak terkecuali dengan Kabupaten Gunungkidul.

Meski tak bersinggungan langsung, Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto menyampaikan pihaknya juga ikut mengantisipasi potensi erupsi Merapi.

“Beberapa waktu lalu sudah ada pembahasan juga dengan Bupati dan Kapolres Gunungkidul terkait antisipasi Merapi,” kata Noppy di Makodim 0730/Gunungkidul, Wonosari pada Jumat (20/11/2020).

Ia mengungkapkan, salah satu hal yang dibahas adalah menyediakan tempat pengungsian bagi warga terdampak Merapi. Sebagai antisipasi kemungkinan pengungsi dibawa ke Gunungkidul jika dibutuhkan.

Noppy mengatakan ada beberapa titik lokasi potensial yang bisa dijadikan tempat pengungsian, meski lokasi tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut.

“Pastinya lokasi tersebut harus aman bagi pengungsi serta segala kebutuhannya tersedia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan. Menurutnya, lokasi pengungsian untuk warga terdampak Merapi masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

“Jika memang nanti ada warga yang perlu diungsikan ke Gunungkidul, kami siap,” kata Agus.

Selain itu, Kabupaten Gunungkidul saat ini bersiaga menghadapi dampak fenomena La Nina. BMKG memperkirakan curah hujan akan mengalami peningkatan 30 hingga 40 persen mulai akhir 2020 sampai dengan 2021.

Diketahui, BPBD Gunungkidul beberapa waktu lalu juga telah melakukan pemetaan wilayah berpotensi terdampak.

Melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul Agus Wibawa menyebut, setidaknya terdapat 10 kapanewon rawan bencana.

“Rawan terjadi dampak angin kencang, tanah longsor, banjir genangan, hingga banjir luapan Sungai Oya,” katanya beberapa waktu lalu. ( Hery)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.