Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Gunungkidul, H. Arief Gunadi
WONOSARI – Selasa Pahing | Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang perdana terkait permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat, (14/06) yang akan datang. Terkait hal tersebut Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Gunungkidul, H. Arief Gunadi, menyerukan kepada warga NU agar tidak terprovokasi ajakan pengerahan massa ke Ibu Kota.
Kepada infogunungkidul.com Arief Gunadi menyampaikan, secara tegas PCNU Gunungkidul menghimbau warga NU agar tidak terpengaruh dengan ajakan dan provokasi pengerahan massa ke Jakarta.
Hal tersebut dilakukan karena PCNU Gunungkidul melihat, bahwa MK tidak mungkin bisa terpengaruhi hanya karena hadirnya massa di area sidang.
Menurut Arief, MK adalah lembaga independen yang sistem kerjanya diatur oleh Undang Undang. Karena itu Arief mengajak warga NU Gunungkidul khususnya agar beraktivitas sesuai profesinya masing-masing dan tidak memperkeruh situasi ataupun menambah beban pemerintah.
“Kami apresiasi pihak kepolisian telah kerja keras dalam setiap hal pengamanan aksi massa. Janganlah warga NU menambah beban aparat pemerintah,” ungkap Arief Gunadi, Selasa, (11/06) siang.
Lebih lanjut Arief mengajak kepada segenap masyarakat untuk mentaati aturan dan menunggu hasil dari sidang MK.
“Mari bersama kita berdoa, semoga yang terbaik untuk masyarakat dan bangsa,” tutupnya. Ag
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…