WONOSARI-MINGGU PON | Arif Setiadi, anggota DPRD DIY sekaligus Ketua DPD Partai Amanat Nasional Gunungkidul menyatakan tidak munafik, bahwa pada kompetisi pilkada 2020 gagal mendudukkan Prof. Sutrisna Wibawa di kursi Bupati Gunungkidul 2021-2024.
Terkait hal di atas sikap politik PAN terhadap jalannya pemerintahan di Gunungkidul cukup jelas. Media bersama parpol harus mengawal roda pemerintahan.
Bukan karena kalah di pilkada kemudian mengambil posisi berseberangan dengan kebijakan pemerintah.
“Tidak begitu. Siapa pun Bupatinya PAN obyektif. Kebijakan yang berpihak kepada rakyat kami apresiasi, tetapi keputusan politik yang merugikan masyarakat pasti kami kritisi,” kata Arif Setiadi di kantor DPD PAN, Sabtu siang, 5-6-2021 kepada sejumlah awak media.
Pernyataan Ketua DPD PAN Gunungkidul disaksikan jajaran pengurus harian dan kader yang duduk di fraksi DPRD Gunungkidul.
“Kali ini ini secara periodik PAN Gunungkidul memang sedang melakukan upgrade (peningkatan kemampuan) seluruh kader dalam konteks memahami tugas pokok dan fungsi partai politik,” timpal Heri Kriswanto melengkapi penjelasan Ketua DPD PAN Gunungkidul.
Sebagaimana diketahui upgrade yang dilakukan DPD PAN saat itu pembawa materi dipercayakan kepada Sugeng Nurmanto anggota fraksi PAN.
Tidak jauh berbeda dengan media, kembali menurut Arif Setiadi, partai politik merupakan salah satu pilar demokrasi.
“Untuk itu parpol dan media harus bersama-sama mengawal Bupati dan Wakil Bupati dalam hal ini Sunaryanta – Heri Susanto menuju Gunungkudul maju,” pungkasnya. (Bambang Wahyu)
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…