Atasi Kesulitan Pakan Ternak, Tugiman Centre Latih Fermentasi

110

PLAYEN – Rabu Pon | Peternak sapi di beberapa wilayah di Kabupaten Gunungkidul masih mengalami kesulitan dalam penyediaan pakan saat musim kemarau, karena ketersediaan pakan sangat minim. Tak sedikit dari mereka terpaksa membeli pakan ternak dari luar Gunungkidul. Hal ini tentu sangat tidak menguntungkan para peternak sapi maupun kambing di Gunungkidul, Minggu 09/02/2020.

Merespon berbagai keluhan dari masyarakat Gunungkidul, Tugiman Centre bekerjasama dengan kelompok peternak Margo Mulyo, di Desa Banaran, Kecamatan Playen menggelar pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi.

 

 

Ketua kelompok peternak Margo Mulyo, Sabar, menjelaskan, kelompoknya memiliki anggota 37 orang. Selama ini, kendala yang dihadapi terutama pada musim kemarau adalah sulitnya menyediakan pakan ternak, sehingga harus membeli dari luar daerah yang dirasakan memberatkan para peternak.

Sabar yang juga Ketua Asosiasi peternak sapi Gunungkidul mengatakan, ada sekitar 31 kelompok peternak di Gunungkidul. Masing-masing kelompok beranggota sekitar 30 orang.

“Kalau ditotal ada sekitar 930 peternak sapi di Gunungkidul,” jelasnya.

Terpisah, inisiator Tugiman Centre, Dr.Tugiman menyampaikan, untuk mengatasi kesulitan pakan ternak di Gunungkidul pada musim kemarau diperlukan sentuhan teknologi, antara lain dengan pembuatan pakan fermentasi.

“Dengan memberdayakan pakan fermentasi,  peternak tidak lagi terkendala musim kemarau, sehingga budidaya peternakan tetap jalan guna menopang peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para peternak di Gunungkidul,” jelas Tugiman.

Tugiman mengatakan, apa yang dilakukan adalah bagian dari ikhtiar untuk membantu pengembangan peternakan sapi dan kambing di Gunungkidul.

Diharapkan para peternak bisa terus meningkatkan budidaya guna menopang perekonomian mereka,  tanpa terkendala faktor musim. (Try)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.