Kepada infogunungkidul, Andriyan menjelaskan, koleksi bambu unik miliknya telah mengikuti ajang pameran lebih dari 5 (lima) kali di luar wilayah DIY bahkan luar negeri. Sementara untuk pameran memeriahkan Hari Jadi Gunungkidul baru 2 (dua) kali.
“Saya telah ikut pameran lebih dari lima, Bandung, Jakarta, Malaysia, Borobudur, dan peresmian Candi Plaosan Candi Kembar. Itu panitianya dari UNESCO, alhamdulillah saya membawa Handayani sampai UNESCO dapat penghargaan,” jelas Andriyan, Selasa, (18/06).
Lebih lanjut Andriyan menyampaikan, dirinya menjadi kolektor bambu unik sudah 12 (dua belas) tahun. Saat ini dirinya juga membentuk komunitas pecinta bambu unik yang diberi nama Pecinta Ragam Bambu Unik (PRBU) bermarkas di Kecamatan Nglipar.
“Dari PRBU Gunungkidul, bambu unik telah sampai di tangan Pak Presiden Jokowi juga Pak Sandiaga Uno. Anggota kami telah ada sekitar lima ribu lebih,” ungkap Andriyan.
Bambu unik bagi Andriyan adalah sebuah karya alam kebesaran Allah Tuhan Yang Maha Esa. Saat ini tidak kurang dari seribu bambu unik telah dia kumpulkan. Dalam menamakan setiap bambu unik yang ia temukan, Andriyan tidak sembarangan tetapi harus sesuai filosofi. Ag
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…