PEMKAB GUNUNGKIDUL

Bantuan Bagi Warga Isoma Gunungkidul Bisa Disalurkan

WONOSARI-JUMAT PAHING | Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul memastikan bantuan bagi warga isolasi mandiri (isoma) bisa dilanjutkan. Proses pengajuan alokasi dana bantuan tersebut pun saat ini tengah diajukan.

Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan Sosial Dinsos Gunungkidul, Hadi Hendra Prayoga mengungkapkan bahwa, pihaknya sudah memulai teknis penyaluran bantuan. Pengajuan tersebut baru bisa dilakukan saat ini. Sebab pihaknya juga membutuhkan persetujuan Bupati Gunungkidul, yang mana belum lama ini baru dilantik.

“Kami sedang mengajukan permohonan anggaran untuk bantuan tersebut,” kata Hendra pada Jum’at (12/03/2021).

Hendra mengatakan nantinya bantuan tersebut terdiri atas dua jenis, tunai dan sembako. Bantuan tersebut menyasar pada keluarga tak mampu secara ekonomi, baik yang terdaftar ataupun tidak di DTKS.

“Bantuan ini terutama menyasar pada aspek medis seperti positif COVID-19 dan suspek sebanyak 2 ribu individu,” jelasnya.

Hendra menambahkan, aspek medis akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 300 ribu per individu untuk satu kali. Bantuan itu masih ditambah sembako senilai Rp 200 ribu, yang disiapkan sebanyak 1.000 paket. Sedangkan bagi tiap keluarga non DTKS, Dinsos Gunungkidul akan menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 200 ribu per bulan. Bantuan itu akan diberikan selama 3 bulan.

“Nanti proses penyalurannya dilakukan lewat masing-masing pemerintah kalurahan,” jelas Hendra.

Adapun Dinsos juga menggandeng pihak ketiga untuk membantu mereka yang belum tersentuh bantuan sembako dan tunai. Bantuan tunai wajib dibelanjakan di warung yang sudah ditentukan.

Januari lalu, Kepala Dinsos Gunungkidul Siwi Iriyanti menyebut anggaran sembako bagi warga isoma di 2021 belum cair. Sedangkan anggaran di 2020 sudah habis terpakai. Aalokasi dana untuk bantuan warga isoma berasal dari 3 sumber. Antara lain Belanja Tak Terduga (BTT), APBD Gunungkidul, serta bantuan dari pihak ketiga.

“Tahun lalu kami menyalurkan setidaknya lebih dari 1.000 paket sembako bagi warga isoma,” ucapnya. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

7 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

1 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

3 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

6 hari ago