WONOSARI-JUMAT PAHING | Modus penipuan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) dengan mengatasnamakan Wakil Bupati (Wabup) Gunungkidul, Heri Susanto memakan korban.
Nurul Huda (43) warga Padukuhan Siraman 3, RT 01/RW 03, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari kehilangan uang 7 (tujuh) juta rupiah setelah diperdayai oleh pelaku, Kamis, (05/05/2020) pukul 19.01 WIB.
Kepada infogunungkidul, Nurul Huda yang merupakan Pimpinan TPQ Miftahul Khoir Siraman bercerita, dirinya menerima pesan WA dari seseorang mengaku sebagai Wakil Bupati Gunungkidul dan bermaksud menyalurkan bantuan untuk lembaga TPQ yang dia pimpin.
“Apa benar saya terhubung dengan TPQ MIFTAHUL KHOIR, Assalamualaikum
Baik saat ini saya bicara dengan bapak/ibu siapa?,” demikian pesan awal yang dikirim oleh pelaku.
Setelah ditanggapi seperlunya oleh korban, pelaku memperkenalkan diri selaku Wabup Gunungkidul dan bermaksud menyalurkan dana.
Dalam WA pelaku juga memasang foto profil Heri Susanto (Wakil Bupati Gunungkidul) sehingga hal tersebut mengecoh warga awam. Korban langsung percaya, tanpa melakukan kroscek ke pihak-pihak terkait.
“Baik bapak Nurul huda perkenalkan saya Heri Susanto, selaku Wakil Bupati Gunung kidul. Saya mau menyampaikan sekaligus menyalurkan dana donasi berupa uang tunai, dari kegiatan Amal peduli Masjid dan Yayasan, yang diadakan oleh Kantor Wilayah Pemerintah Kabupaten Gunung kidul
Apa sudah dibuat kan rekening lembaga, jika sudah boleh dikirimkan rekening lembaganya agar dana donasi segera disalurkan.
Baik pak boleh dikirimkan rekening lembaganya agar dana donasi akan segera kami salurkan.
Bisa dikirimkan rekening lembaganya pak agar dana donasi segera kami salurkan.
Baik nanti bapak akan dihubungi sekretaris saya yang akan menyalurkan dana donasi tersebut.
Jika sudah dihubungi mohon saya dikonfirmasi,” tulis pelaku kepada korban dalam chatt WA selamjutnya.
Beberapa saat komunikasi terus berlanjut, korban juga dihubungi oleh nomor WA baru yang mengaku sebagai Sekretaris Wakil Bupati Heri Susanto.
Hanya selang beberapa menit sembari komunikasi terus berlanjut, korban mendapat kiriman foto struk bukti transfer dari pelaku Sekretaris Wabup dengan jumlah uang sebesar 22 (dua puluh dua) juta rupaiah.
Mendapati hal tersebut, korban sangat gembira dan bersyukur karena beberapa hari mendatang pihaknya juga akan menggelar acara Pengajian Akbar dan memerlukan dana lebih.
Sehingga ia berharap,dengan adanya donasi dari Wabup tersebut dapat meringankan beban panitia dalam menggalang dana.
Pasca bukti transfer diterima oleh korban, pelaku yang mengaku orang nomor dua di Kabupaten Gunungkidul ini kembali menghubungi korban bahwa uang yang dikirim sekretarisnya kelebihan dan korban harus menyetorkan kembali via transfer.
“Kok 22jt seharus untuk TPQ miftahul khoir sebesar 15jt dan untuk panti asuhan sebesar 7 jutatolong yang 7jta di salurkan ke yayasan panti asuhan karna dana donasi tersebut lagi dibutuhkan untuk biaya operasi anak asuhnya yang sedang sakit.
Sebentar saya hubungi sekretaris saya. Untuk masalah ini saya perjelas waktu kunjungan besok, terima kasih.
Mohon maaf atas kecerobohan sekretaris saya,” demikian tulis pelaku untuk meyakinkan korban.
Celakanya, korban menuruti permintaan pelaku dengan segera mentransfer uang sejumlah 7 (tujuh) juta rupiah sesuai permintaan pelaku ke nomor rekening 003645365861 atas nama Muhamad Iqbal Zakarya via Bank Danamon.
Saat itu, pelaku menjelaskan kepada korban, bahwa uang 7 (tujuh) juta rupiah tersebut akan digunakan untuk biaya berobat salah satu anak panti asuhan yang sedang sakit.
Pelaku juga menyertakan sebuah foto seorang anak yang sedang berbaring di rumah sakit. Hal tersebut yang membuat korban percaya.
Usai uang ditransfer, antara korban dan pelaku yang mengatasnamakan Sekretaris Wabup terus komunikasi via WA maupun telpon.
“Pak ini Alhamdulillah ada tambahan donasi pak dari bapak wakil pribadi dikarenakan bapak sudah membantu untuk menyalurkan dana donasinya barusan, itu ada dana donasi tambahan dari bapak Wakil Bupati, Bpk Heri Susanto, lha itu kan masuk 32jt, itu yang 12jt buat tpq miftahul khoir, dan yang 20jt tolong bapak salurkan ke rekening bapak muhamad iqbal zakariyah tadi ya pak,” tulis pelaku kepada korban.
Lagi-lagi korban merasa senang atas bantuan yang ia terima untuk TPQ Miftahul Khoir.
Karena penasaran atas bantuan yang dia terima, korban segera cek saldo rekening. Namun betapa kagetnya korban, ketika saldo rekening di cek ternyata jumlahnya masih sama dan tidak ada tambahan dana masuk.
Korban baru sadar bahwa dirinya telah ditipu oleh orang yang mengatasnamakan Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto.
“Merasa kehilangan jelas itu manusiawi, tetapi mungkin ini sebagai pelajaran buat saya agar lebih hati-hati dan tidak mudah percaya pada orang lain. Bagi masyarakat semua, harap hati-hati dan waspada, biarlah saya yang jadi korban dan jangan sampai ada korban-korban baru lain. Harapan saya, pelaku juga dapat ditangkap oleh Polisi, karena ini sangat merugikan masyarakat banyak,” tutup Nurul Huda. (Agus SW)





