OPINI

BELAJAR DARI KASUS SETYA NOVANTO

WONOSARI, Minggu Legi –  Peribahasa lama, Gajah sama gajah bertarung, pelanduk mati di tengah. Ketika zaman bergeser, gajah sama gajah berperang, pelanduk menyimak anteng-anteng saja.

Takaran kedewasaan berfikir, saatnya diterapkan. Terutama menghadapi pertarungan hukum di tingkat elit politik kota Jakarta.

Setya Novanto oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus  E-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 trilyun.

Setnov menggunakan hak konstitusional, mempraperadilankan KPK ke meja hijau. Prapengadilan itu dimenangkannya, meski tidak begitu gemilang.

Kemenangan itu diduga ada celah. KPK mencekal Setnov bepergian ke luar negeri. bahkan mentersangkakan dia untuk yang kedua kalinya.

Tentu tidak elok jika pengacara Setnov tinggal diam. Komisioner KPK Agus Raharjo dan Saut Situmorang dilaporkan ke Bareskrim  Polri. Kedua pimpinan KPK ini diadukan atas dugaan menggunakan surat palsu terkait dengan pencekalan Setnov. Alasan terkuat pelaporan itu, Agus-Saut, dianggap melawan hukum, tidak menghormati putusan pengadilan.

Menjawab pertanyaan wartawan, Presiden  Joko Widodo menyatakan, agar semua pihak tidak gaduh.

Yang gaduh tentu saja para elit politik (para gajah) yang tidak sepenuh hati percaya pada proses hukum.

Rakyat (pelanduk) menyimak anteng-anteng saja. Memang banyak yang terbengong-bengong melihat polah tingkah para Gajah.

Ada yang keplok-keplok, meski tidak tahu apa yang sedang dikeploki. Ada yang bersungut-sungut, tapi juga tidak paham mengenai apa menjadi penyebabnya.

Berfikir sederhana itu ternyanya sederhana. Biarkan para gajah itu bertikai di meja pengadilan. Pelanduk tidak perlu meraih keadilan di tempat yang sama.

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

3 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

3 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

4 minggu ago