Keistimewaan Pasar Ekologis Argowijil ini adalah, khususnya untuk para pedagang yang ada di pasar Argowijil ini hampir 90% yang diperjualbelikan adalah makanan khas tradisional Gunungkidul.
“Hanya ada sedikit makanan dari luar Gunungkidul, namun hanya sebagai pelengkap saja, tapi pada dasarnya kuliner makanan khas asli Gunungkidul,” bebernya.
Pasar ramai dikunjungi setiap Minggu pagi, yang disebut dengan “Sunday Morning”, selain itu, dari waktu Azhar menjelang malam hari juga terdapat beberapa pedagang yang membuka lapaknya. Selain itu, pada malam Sabtu dan malam Minggu, biasanya anak-anak muda ataupun remaja, banyak yang menjadikan tempat ini untuk berkumpul, belajar kelompok, atau sekedar wedangan.
Selain jajanan kuliner khas Gunungkidul, di pasar Ekologis Argowijil juga terdapat konsep tempat tersendiri yang digunakan untuk pengolahan sampah. Nantinya pengolahan sampah akan dijadikan pupuk organik kemudian dikemas, dijual serta digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di sekitar pasar tersebut.
“Pasar ini dikelola oleh Bumdes, status tanah milik SG yang dihibahkan ke desa,”jelasnya.
Harapannya, kedepannya Pemerintah Desa bisa menambahkan fasilitas untuk menambah daya tarik pengunjung dan menjaga kelestarian pasar Ekologis Argowijil.
Dengan menambah foto spot,akan menjadi daya tarik tersendiri. Untuk kendala diwilayah pasar saat ini masih kesulitan sinyal, meski sudah mengajukan ke Kominfo, sampai saat ini masih belum ada tindak lanjut.
“Kalau ada wifi tentu pengunjung akan semakin krasan disini,” imbuhnya. (hr)
Page: 1 2
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…