PERISTIWA

Berdagang Air Bersih di Gunungkidul

WONOSARI-SENIN WAGE | Persoalan pemenuhan air bersih di Kabupaten Gunungkidul hingga akhir 2020 berdasarkan Raperda RPJMD 2021-2026 baru terlayani 66,64%. Dua tokoh mengungkit kemungkinan berdagang air bersih murni provit oriented.

Beberapa tokoh di luar Eksekutif dan Legeslatif bicara soal kemungkinan adanya investor yang berminat menanamkan duit di jalur usaha berjualan air bersih.

“Kalau diserahkan kepada swasta penuh mungkin ada investor yang berminat, tapi kalau disuruh menyuntikkan investasi ke PDAM Tirta Handayani saya kira pikir dua kali,” tulis Slamet S.Pd MM via aplikasi WhatsApp, 12-7-2021.

Jika orientasinya cuma eksploitasi terhadap sumber air yang ada pasti tidak akan selesai, sudah berapa puluh spamdes yang kolaps karena airnya habis, sehingga mangkrak. Ke depan harus disiapkan gerakan penghijauan, memanen air hujan, membuat bendungan sungai oya, harus dilaksanakan tidak hanya didiskusikan saja.

Sementara terkait kerjasama investasi, Pemkab Gunungkidul terkendala Perda Nomor 9 tahun 2019 Tentang PDAM Tirta Handayani.

Pandangan yang bernada pesimis” dikemukakan salah satu warga Girisubo yang karena tugas negara kini berdomisili di kota Depok.

Pak Dhe Pardiyo, demikian tokoh yang dimaksud, tergoda ikut memberi sumbang pikir tentang penangan air bersih yang nyaris kronis tak kunjung terselesaikan.

“Tipis Kemungkinannya karena investor menginginkan modalnya cepat kembali. Menanam duit di air itu BEP-nya lamban,” kata Pak Dhe Pardiyo.

Tapi, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan Kalau Pak Slamet Harjo atau Pak Suharno NasDem bertindak sebagai Ownernya.

“Membuat konsep sekaligus rancangan anggaran biaya pembangunan pengadaan air bersih yang meliputi 10 kapanewon itu, pasti beda urusannya. Kemungkinan besar ada investor yang melirik bisnis air,” tegasnya. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

1 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

1 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

2 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

2 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

3 minggu ago