Beredar Pesan Berantai Gunungkidul Akan Dilockdown, ini Jawaban Pemkab

4136

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON | Melalui aplikasi WhatsApp beredar pesan berantai bahwa di beberapa wilayah Gunungkidul akan dilockdown akibat wabah Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Terkait hal tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul menyatakan bahwa pesan berantai tersebut adalah hoaks, Senin (30/03/2020).

Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul Kelik Yuniantoro melalui Kepala Seksi Media Dan Peliputan Sumarno menegaskan bahwa pesan berantai yang beredar tidaklah benar.

Pesan yang beredar melalui aplikasi WhatsApp tersebut menyebutkan, Area Siyono Wetan, Kecamatan Playen, Area Pesisir, Kecamatan Karangmojo, dan Ngawen akan ditutup. Penutupan dimulai pada Senin 30 Maret sampai 20 April 2020.

INFO HARI INI-HIMBAUAN BUPATI GUNUNGKIDUL UNTUK PERANTAU

“Selaim itu, karyawan swasta seperti Gojek, Grab, Penjual, Alfamart, Indomaret, Jasa Expedisi, Kurir, dan yang lainnya untuk sementara off. Untuk itu, kami (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul menegaskan pesan tersebut bukan dari Pemkab Gunungkidul dan itu adalah Hoaks,” tagas Sumarno.

Pihaknya juga mengajak agar warga tidak panik dan menyaring semua informasi secara selektif. Selain itu, Pemkab menegaskan, bahwa bagi siapa saja yang menyebarkan pesan atau informasi bohong (hoaks) dapat dipindana.

Lebih lanjut Dinas Kominfo menghimbau, kepada masyarakat agar tidak serta merta percaya informasi-informasi yang meresahkan dan menyesatkan.

“Kita taati himbauan Pemerintah dan jangan menerima informasi meresahkan serta tidak jelas asal usulnya,” pungkasnya. (red)

INFO HARI INI: PIDATO KETUA IKG MUDIK BARENG RESMI DIBATALKAN, PERANTAU DILARANG PULANG KAMPUNG




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.