GUNUNGKIDUL-KAMIS LEGI | Winarno MP, SH. mantan Penasehat Hukum (PH) dr. Is. menyebutkan bahwa berkas perkara terkait korupsi di RSUD Wonosari yang diduga merugikan negara Rp 470 juta, lebih dari 10 kali bolak-balik antara kantor polisi dan kejaksaan.
“Jika yang dikatakan mantan PH dr. Is. bahwa berkas perkara bolak balik antara Polda dan Kejaksaan Tinggi lebih dari 10 kali, maka dapat dIpastikan kasus ini catat hukum,” ulas Kelick Agung Nugroho, menyoroti kasus dugaan korupsi mantan Dirut RSUD Wonosari, 21-7-2022.
Diminta menjelaskan apa semudah itu menilai suatu perkara cacat hukum, Kelick menguraikan secara sederhana.
Urutan peristiwanya menurut Kelick Agung Nugroho, kasus bisa sampai pengadilan adalah pertama melalui kepolisian.
Kepolisian mengeluarkan BAP yang kemudian disampaikan ke Kejaksaan untuk diteliti sesuai tidak antara tuduhan dan BAP.
Ketika tidak diketemukan hubungan keduanya maka Kejaksaam akan menolak dan mengembalikan ke Kepolisian.
Jika kemudian sampai ditolak kok lebih dari 10 kali, menurut Kelick Agung Nugroho maka itu sudah keterlaluan.
“Sak buruk-buruknya BAP mosok ditolak sampai 10 kali. Dalam hal ini publik bisa menyimpulkan sendiri,” ulasnya.
(Bambang Wahyu)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…