HUKUM & KRIMINAL

Bermain Gobak Sodor, Siswa SD di Gunungkidul Diduga Dicabuli Tiga Teman Laki-Laki

WONOSARI – SABTU PAHING | Dugaan kasus pencabulan dialami oleh seorang anak perempuan siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, pada awal Januari 2025 lalu dan baru terungkap pada Februari 2025.

Salah seorang warga Kalurahan Gari, Kapanewom Wonosari yang enggan disebut namanya menceritakan, tindakan pencabulan tersebut diduga dilakukan oleh tiga pelaku. Satu diantara pelaku diketahuimasih pelajar SMP, sementara dua pelaku lainnya merupakan pelajar SD.

Ditambahkan, korban maupun pelaku merupakan warga satu padukuhan, sehingga warga tidak menaruh kecurigaan lantaran dalam keseharian mereka bebas bermain bersama.

Sementara, tindakan pencabulan diduga terjadi pada saat korban dan ketiga pelaku bermain gobak sodor di balai padukuhan wilayah Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari.

“Ketika bermain bareng, korban ini diajak ke kamar mandi balai dusun. Di tempat itu diduga terjadi pencabulan,” ungkap warga Kalurahan Gari tersebut.

Pasca kejadian, kepada ibunya, korban mengeluh alat vitalnya sakit setelah bermain gobak sodor bersama ketiga temannya.

Ibu korban pun selanjutnya berkeluh kesah kepada atasan dimana tempat ibu korban bekerja. Mendengar cerita tersebut, atasan ibu korban mencaritahu kebenaran informasi dengan cara menanyai terduga para pelaku, namun demikian para pelaku tetap menyatakan tidak melakukan hal yang disangkakan.

Atas kejadian tersebut, para orang tua terduga pelaku merasa tidak terima lantaran anaknya dituduh melakukan tindakan asusila dan akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

Dihubungi terpisah, kepala sekolah tempat korban menimba ilmu membenarkan kejadian tersebut. Namun demikian, pihaknya menyampaikan, detail kronologi tidak mengetahui secara persis.

“Harapan kami selaku pendidik, sesibuk apapun saat orang tua dalam mengupayakan nafkah bagi anak, tetap perhatikan dengan siapa anak kita bergaul dan berteman. Semoga ke depan tidak ada kasus semacam ini,” ungkapnya, Sabtu (01/03/2025) pagi.

Saat ini kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur tersebut sedang didalami oleh UPPA Polres Gunungkidul maupun Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Penulis: Agus SW

Editor: HDJ

infogunungkidul

Recent Posts

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

4 jam ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

2 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

1 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

1 minggu ago

Seorang Karyawan Diduga Gelapkan Sejumlah Barang, Toko Grosir Batik di Jalan Wonosari Rugi Puluhan Juta

BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…

1 minggu ago

Keselamatan & Perlindungan Jurnalis akan jadi Pembahasan Utama Silatnas Pendiri IWO

PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…

2 minggu ago