Di sela acara Sujoko menyampaikan, Kabupaten Gunungkidul, program BID dibagi menjadi tiga klaster yaitu Klaster Gunungsewu yang diikuti tujuh kecamatan meliputi Kecamatan Purwosari, Panggang, Tanjungsari, Tepus, Saptosari, Rongkop, Girisubo.
Berikutnya enam kecamatan masuk Klaster Batur Agung diantaranya Kecamatan Ponjong, Semin, Ngawen, Nglipar, Gedangsari, dan Patuk.
“Klaster Gunungsewu dan Batur Agung telah dilaksanakan beberapa hari lalu. Acara hari ini BID Klaster Ledok Wonosari. Adanya BID diharapkan pemanfaatan DD dapat lebih maksimal sehingga mampu mengangkat potensi desa menjadi sumber daya yang lebih bermanfaat,” ungkap Sujoko.
Lebih lanjut Sujoko menjelaskan, pengelompokan klaster berdasarkan karakteristik setiap wilayah yang hampir sama. Harapannya per klaster masing-masing desa bisa mereplikasi terhadap inovasi-inovasi desa yang telah berhasil maju.
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…