Di sela acara Sujoko menyampaikan, Kabupaten Gunungkidul, program BID dibagi menjadi tiga klaster yaitu Klaster Gunungsewu yang diikuti tujuh kecamatan meliputi Kecamatan Purwosari, Panggang, Tanjungsari, Tepus, Saptosari, Rongkop, Girisubo.
Berikutnya enam kecamatan masuk Klaster Batur Agung diantaranya Kecamatan Ponjong, Semin, Ngawen, Nglipar, Gedangsari, dan Patuk.
“Klaster Gunungsewu dan Batur Agung telah dilaksanakan beberapa hari lalu. Acara hari ini BID Klaster Ledok Wonosari. Adanya BID diharapkan pemanfaatan DD dapat lebih maksimal sehingga mampu mengangkat potensi desa menjadi sumber daya yang lebih bermanfaat,” ungkap Sujoko.
Lebih lanjut Sujoko menjelaskan, pengelompokan klaster berdasarkan karakteristik setiap wilayah yang hampir sama. Harapannya per klaster masing-masing desa bisa mereplikasi terhadap inovasi-inovasi desa yang telah berhasil maju.
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…