WONOSARI, (Selasa Pon) – Direktorat Kebencanaan Pengurangan Resiko Bencana (DKPRB) menerbitkan Bunga Rampai Khutbah Jumat (BRKJ). Buku ini merupakan upaya pengurangan resiko bencaca melalui pendekatan agama.
“Sebagai bangsa religius, pendekatan keagamaan dalam pengarusutamaan pengurangan risiko bencana di Indonesia menjadi sangat penting dan strategis,” ujar Kepala BNPB, Willem Rampangilei pada kata pengantar yan ditulis 2017.
Sementara Ketua IABI dalam sambutan tertulis menyatakan, pemahaman terhadap bencana sering dimaknai sebagai proses alamiah, secara fisik sudah seharusnya terjadi karena berbagai alasanj yang secara ilmiah relatif dapat dijelaskan, baik dari secara ontologi dan epistemologi.
“Dalam dimensi yang berbeda, bencana juga dipahami sebagai takdir dan menjadi urusan atau domain Ilahiyah yang berhubungan dengan perilaku dan perbuatan manusia yang tidak bersahabat dengan lingkungan dan alam,” timpalnya.
Dr. H. M. Jusuf Kalla, selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia menyadari tingkat kerawanan negeri kepulauan ini memang cukup tinggi. Oleh sebab itu, ujar JK, Dewan Masjid Indonesia berusaha dan diharapkan untuk ikut serta dan aktif dalam sosialisasi pengurangan resiko bencana melalui khutbah Jumat.
Bunga Rampai ini, menurutnya menjadi penunjang pendidikan mitigasi bencana di tanah air. Buku setebal 143 halaman dipaket dalam file pdf setebal 143 halaman. Khalayak bisa mencari di mesin google dan mengunduh secara cuma-cuma.
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…