GEDANGSARI, RABU WAGE-Pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) pada umumnya dilaksanakan di balai desa. Kades Watu Gajah, Kecamatan Gedangsari, Hariyanto menempuh cara lain. Dia memilih mengetuk dari pintu ke pintu menyerahkan KIS kepada warga.
Hari pertama, Kades Watugajah bersepeda motor berboncengan dengan Darmawan Ansori (TKSK) Gedangsari mendatangi rumah penerima KIS sekaligus menyambung silaturahmi.
“Putaran pertama, kami baru bisa membagikan 16 KIS. Kami start setelah jam 13.00 WIB,” kata Hariyanto, di Gardu Pandang, Clongop, Hargomulyo, (8/1) petang.
Untuk membagi 239 KIS, dia taksir selesai tidak sampai 12 kalender kerja. Soalnya, demikian Kades Watugajah beralasan, hari berikutnya lima Dukuh mengambil langkah mengumpulkan penerima KIS di masing-masing RT.
Pada prinsipnya menururut Hariyanto, Kepala Desa harus bertemu langsung dengan para penerima KIS.
“Bukan berati bahwa saya tidak percaya dengan teman-teman perangkat. Tidak. Dengan berkunjung, saya ingin menyapa warga yang dianggap sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial,” tegasnya.
Ada pengalaman menarik dari hasil kunjungan hari pertama. Sugiyana, penderita gejala batu ginjal, serta Waginem penderita iritasi kulit, begitu menerima KIS, mengaku akan nemanfaatkan kartu tersebut untuk berobat.
“Inilah keuntungannya. Tanpa berkujung ke rumah warga, saya tidak akan pernah tahu kondisi kesehatan mereka,” pungkas Hariyanto. Agung
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…