Buka Klinik Abal-Abal, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

558

WONOSARI – KAMIS KLIWON | M (57) mantan pegawai Pertamina, asal Kota Tangerang diamankan Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul lantaran melakukan tindak pidana dengan membuka klinik tak berizin di wilayah Kepanewon Ponjong.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Ryan Permana mengatakan, terungkapnya kasus dokter gadungan tersebut bermula adanya laporan masyarakat pada 01 Juli 2020 lalu. Saat itu, sekitar pukul 16.30 WIB, petugas mendapat laporan dari warga tentang adanya sebuah rumah yang menyerupai klinik pengobatan.  Klinik tersebut diduga tidak memiliki izin sehingga polisi melakukan upaya tindakan hukum dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setelah mendatangi lokasi, petugas menemukan sejumlah peralatan medis. Pada saat itu pelaku sedang melakukan aktivitas praktik pengobatan.

 

 

“Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, petugas kepolisian tidak menemukan izin praktik,” katanya dalam konferensi pers di Polres Gunungkidul, Kamis (23/07/2020).

Mengetahui hal itu, polisi segera mengamankan pelaku dengan sejumlah barang bukti berupa obat – obatan serta alat kesehatan. Peralatan kesehatan tersebut menurut informasi dari pelaku didapatkan dari Jakarta.

Lebih lanjut AKP Ryan menjelaskan, pelaku melakukan kegiatan praktek di klinik ilegal tersebut mematok harga sebesar Rp 100.000,00. Pelaku hanya melakukan pengobatan sesuai kemampuannya saja. Diketahui, M juga sudah menjalankan kegiatan praktiknya sejak tahun 2019 lalu.

“Hampir sekitar 9 bulan pelaku menjalankan praktik ilegalnya,” imbuhnya.

Atas perbuatannya  pelaku akan dijerat dengan pasal 78 UU RI nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran. Yang bersangkutan diancam hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 150.000.000 (seratus lima puluh juta). (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.