WONOSARI-SELASA KLIWON | Ketua Ormas Sabuk Merah, Slamet, S.Pd. MM menilai, bahwa Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul dalam membahas Raperda Kelembagaan dan Raperda RPJMD 2021-2026 cukup demokratis.
Pembentukan Dinas Pemuda dan Olah Raga di masa pandemi dianggap tidak tepat, menurut Slamet merupakan respon obyektif terhadap keresahan publik.
Fraksi PDIP dan PKS sikapnya linier dengan situasi dan kondisi baik nasional maupun daerah.
Demas Kursiswanto dari Fraksi PDIP bukan tidak setuju atas pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Bukan begitu Kami menyarankan untuk ditunda,” ujar Demas di Gedung DPRD, 12-7-2021.
Slamet mengacungi jempol atas sikap PDIP. Pembahasan raperda pada masa PPKM Darurat menurutnya memang tidak bisa leluasa.
“Tetapi setidaknya sikap sejumlah fraksi dalam mengambil keputusan akhir di paripurna mencerminkan pilihan tepat,” ujar Slamet.
Fraksi PKS yang dijuru bicarai Arif Wibowo lebih tegas lagi. Politisi PKS yang tinggal di Kedungpoh Nglipar ini menegaskan, bahwa pembentukan Dinas Pemuda dan Olah Raga bisa dilakukan tiga tahun ke depan.
“Menunggu pandemi reda,” tandasnya. (Bambang Wahyu)













