TANPA tendensi mengecilkan saran teman-teman yang tergabung dalam grup WhatsApp 3G, demi naiknya Pendapatan Asli Daerah PEMDA GUNUNGKIDUL, saya merasa perlu menulis sejumlah hal sebagai berikut:
Pertama, tema yang diangkat Pak O’on Sukaryadi mewakili kepentingan masyarakat.
Kedua, jalannya diskusi yang dipandu Mas Heri Fosil cukup lancar, yang hasilnya tentu bermanfaat bagi PEMDA GUNUNGKIDUL.
Ketiga, saya katakan bermanfaat, sepanjang hasil diskusi menjadi rekomendasi yang secepatnya diserahkan kepada Pemda, dalam hal ini Bupati Sunaryanta, melalui Bappeda setempat.
Keempat, saya lebih condong, bahwa yang membedah tema seperti itu sesungguhnya adalah pejabat Pemerintah yang benar-benar menguasai persoalan.
Kelima, deskripsi serta narasi Gregorius O’on Sukaryadi cukup memadai, tetapi ada kekurangan, bahwa dia adalah ‘orang luar’ yang sehebat apa pun, maaf, pasti tidak mampu masuk ke jantung PEMDA.
Alasan saya, meningkatkan PAD sama dan sebangun dengan mengutik dapur pemerintahan. Dalam hal ini kita paham, bahwa hanya para pejabat tertentu yang memiliki power memberi saran kepada Bupati Sunaryanta.
Diskusi kemarin (2-5-2023), sangat layak menjadi masukan untuk Perbaikan Gunungkidul, perkara didengarkan atau tidak itu soal lain.
Salam berpikir sehat-Bambang Wahyu
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…