PEMKAB GUNUNGKIDUL

Meski Dibangun di Atas Tanah SHM, Drini Park Dinilai Langgar Aturan

TANJUNGSARI-RABU WAGE | Proyek pembangunan Drini Park, di Pantai Drini Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilinai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul, Ngatijo, SIP di ruang kerjanya, Rabu (03/05/23) pagi.

Pasca melakukan sidak lokasi proyek pembangunan Drini Part di Padukuhan Wonosobo II, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul mencatat adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak investor.

Data yang diperoleh dari hasil Sidak Satpol PP, disampaikan Ngatijo bahwa, meski proyek pembangunan resto tersebut dibangun di atas  tanah SHM, namun pihak PT. Gunung Citra Wisata selaku investor dinilai melanggar aturan terkait pengerukan lahan.

Hal itu dikatakan Ngatijo pasca melakukan sidak di lokasi proyek pembangunan Drini Park.

“Ada bebera hal yang mungkin bisa dikategorikan dalam bentuk sedikit pelanggaran terkait Bentang Karst yang ada di situ. Disitu ada semacam sedikit pengerukan untuk pembuatan resto oleh PT. Gunung Citra Wisata,” ungkapnya.

Meski demikian, Ngatijo tak menampik, bahwa lahan yang digunakan Resto Drini Park telah clrear, lantaran lahan tersebut telah memilik Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama PT. Pilar.

“Dan status kepemilikan tanah, memang selama ini masih simpang siur, tapi setelah saya kroscek di lapangan memang tanah atas nama SHM, Sertifikat Hak Milik atas nama PT. Pilar,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Satuan (Kasad) Pamong Praja Edy Basuki, berharap para investor yang ada, hendaknya tetap mematuhi peraturan yang ada.

“Kami dari Satpol PP tentunya, berharap semua investor bisa melaksanakan investasi di Gunungkidul, sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah,”ujar Edy.

Selain itu, Edy juga menghimbau kepada masyarakat Gunungkidul, untuk selalu berperan aktif, mengawasi, dan menginformasikan, melapokan jika perlu jika dikemuian hari dijumpai investor nakal.

“Dalam setiap sosialisasi, tuntunya kita juga lakukan bersam-sama bagaimana agar masyarakat bisa aktif, sehingga ketika ada pelanggaran bisa langsung melaporkan kepada kami,” tutup Edy.

(yuli)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

5 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

5 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

5 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

5 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

5 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

5 hari ago