WONOSARI, Sabtu Legi –Bambang Krisnadi, anggota DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) merespon langkah berani yang dilakukan Slamet S.Pd. MM, terkait penataan Pindul melalui BUMDES Desa Bejiharjo.
Menurut Bambang Krisnadi, ada hal yang sangat penting untuk diperhatikan secara cermat dan hati-hati. Sepanjang status tanah yang ada di kawasan itu belum tuntas, selama itu pula masalah pelik yang rumit akan terus menghadang.
Tanah di atas dua lubang, baik pintu masuk maupun keluar goa, menurut Bambang Krisnadi masih berstatus sertifikat hak milik (SHM).
“La monggo, ini musti diberesin lebih dulu,” ujarnya 6/5/17.
Merespon saran Bambang Krisnadi, Slamet mengatakan, penyelesaian status kepemilikan tanah merupakan tahap kedua, setelah tahap pertama terselesaikan.
“Gagasan penting yang segera diterapkan, sesuai rencana yang telah saya agendakan adalah menyatukan operator Goa Pindul ke dalam satu wadah BUMDES,” demikian Slamet memaparkan alasan.
Dia meyakini, para tokoh Pindul yang awalnya berjuang, memiliki kesadaran tak mau pecah piring.
“Saya optimis, kawan-kawan di sana tidak menghendaki kekerabatan dan persaudaraan ambyar, hanya gara-gara sepotong roti,” pungkas dia. Agung Sedayu
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…