WONOSARI-RABU WAGE | Ari Siswato, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) anggota DPRD Gunungkidul tidak setuju dengan pendapat Arif Setiadi terkait penilaian bahwa Bupati Sunaryanta dinilai Keteter dan lelet dalam menata birokrasi di Gunungkidul. Tidak keteter dan bukan keteter.
“Saya berbaik sangka, bahwa H. Sunaryanta bersama Heri Susanto bertindak terlalu berhati-hati. Dua pemimpin itu tidak mau gegabah dan grusa-grusu,” tulis Ari Siswanto di media WhatsApp, 28-12-2021.
Menurutnya, bersikap hati-hati tidak identik dengan lelet. Niat mereformasi birokrasi telah seiring dengan visi dan misi yang tertulis di RPJMD 2021-2026.
“Artinya kan tidak ada penyimpangan,” tegasnya.
Dia menambahkan memilih pejabat eselon 2b perlu pertimbangan yang matang. Dan itu, tegas Ari Siswanto, adalah hak mutlak Bupati Sunaryanta.
“Tingkat kehati-hatian yang tinggi tidak bisa dinilai sebagai keteter,” tegasnya.
Ditemui terpisah, Heri Nugroho, Wakil Ketua DPR yang politisi Golkar sebagai pengusung H. Sunaryanta – Heri Susanto berkomentar singkat.
“Satu dua hari kayaknya ada pelantikan yang eselon 2b. Kita tunggu saja,” kata Ketua DPD Golkar Gunungkidul. (Bambang Wahyu)






