EKONOMI

Dampak “Jerigen Pertalite” Mengorbankan 2.862 Pengusaha Kecil di Gunungkidul

Tetapi, demikian Johan Eko berjanji, akan cek ke penyalur atau SPBU terdekat.

“Apabila benar nanti kami segera berkoordinasi dengan PT Pertamina minta penjelasan soal kebijakan tetsebut,” terang Johan.

 

 

Ditemui terpisah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Widagdo memberi jawaban yang tidak jauh dengan Johan Eko.

“Kami punya angka sebanyak 240 unit tetapi khusus pembeli solar pemegang rekomendasi. Mereka tidak menjual ulang. Kalau pengecer pertalite, Dinas Koperasi dan UMKM tidak punya,” jelas Widagdo.

Menurut UU No 20 Tahun 2014, bahwa pengusaha kecil, termasuk penjual bensin eceran, pembinaannya berada di bawah tanggungjawab pemerintah. Di tingkat daerah, kewenangan tersebut ada di pundak Dinperindag bersama Dinas Koperasi.

Di Gunungkidul, faktanya, kedua OPD yang dimaksud tidak memiliki data secara rinci. (Redaksi)

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 minggu ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

3 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

3 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 minggu ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 minggu ago