Debat Terbuka Paslon Segera Dibuka, KPU Masih Godok Formula

113

WONOSARI-MINGGU KLIWON | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul masih menyusun formula yang tepat untuk pelaksanaan debat terbuka bagi para pasangan calon (paslon).

Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, bahwa pihaknya saat ini masih menyusun konsep debat terbuka yang direncananya akan diadakan sebanyak 3 kali.

“Kemungkinan debat akan digelar dalam 3 jeda waktu berbeda secara berturut-turut,” kata Hani, pada Minggu (11/10/2020) siang.

Menurutnya, debat akan digelar pada akhir Oktober, awal, dan akhir November 2020. Tema tiap debat pun akan berbeda, mengingat masih situasi pandemi.

KPU Gunungkidul akan membatasi jumlah undangan yang hadir dalam pelaksanaan debat tersebut.

Aturan pembatasan, dijelaskan Hani, guna mematuhi dan mengikuti Peraturan KPU Nomor 13/2020.

“Paslon hanya boleh didampingi 4 orang dari tim masing-masing, dari Bawaslu 2 orang dan KPU 5 orang,” tambah Hani.

Diinformasikan Hani, debat terbuka akan ditayangkan secara langsung melalui televisi nasional. Tahapan tersebut, menurutnya, sebagai bagian sosialisasi dan pengenalan paslon.

KPU Gunungkidul, ditambahkannya, belum lama ini telah menyelesaikan proses lelang terbuka tingkat nasional untuk pembuatan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Pemenang lelang dari Jakarta, karena mekanisme lelang diatur oleh KPU RI dan dilakukan secara nasional,” tambahnya.

Terpisah, Anggota KPU Gunungkidul Supami mengatakan, bahwa APK yang disediakan antara lain spanduk, baliho, hingga materi audiovisual.

Tak hanya itu, ditambahkan Supami, tiap paslon juga disediakan bahan kampanye berupa poster, selebaran, brosur, dan pamflet. Jumlah bahan kampanye dan APK ini disesuaikan dengan aturan.

“Jumlah Kepala Keluarga (KK) di Gunungkidul turut menentukan jumlah bahan kampanye dan APK yang dibuat,” ucap Supami.

Ia mencontohkan, tiap paslon akan diberikan lima baliho. Sedangkan untuk spanduk tiap paslon diberikan 2 unit, dikalikan dengan 144 kalurahan yang ada di Gunungkidul. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.