WONOSARI, Kamis Wage–Triwulan ke 3 lewat, triwulan ke 4 kurang 5 hari berakhir. Laporan serapan APBD 2017 belum muncul. DPRD Gunungkidul melihat Pemkab lamban dalam bekerja.
Purwanto, ST. Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul menyampaikan hal itu ke awak media, di ruang kerjanya (26/10).
Politisi Partai Gerindra ini mengutip serapan APBD yang diumumkan Presiden Joko Widodo: Kota Pariaman 87%, Kabupaten Tasikmalaya 76%, Kabupaten Garut 65%, Kabupaten Barru 62%, serta Kabupaten Ciamis 60,6%.
“Kabupaten Gunungkidul mencapai berapa persen, belum nampak, karena belum dilapokan,” ujar Purwanto.
Normatif, lanjut Purwanto, eksekutif harus runtut membuat laporan per triwulan. Pemkab sampai akhir tri wulan ke 3 belum mengirim berkas laporan ke dewan.
Keterlambatan tersebut, demikian Politisi asal Kecamatan Karangmojo ini menduga, karena adanya perubahan struktur perangkat daerah dan penataan pejabat daerah.
Purwanto menyatakan, meski Komisi belum menerima laporan resmi, pembangunan infrastruktur terpantau lambat, namun tidak signifikan.
“Penilaian kongkrit nanti kalau kami telah menerima laporan,” jelas Purwanto.
Untuk pekerjaan infrastruktur, Purwanto menyarakan, tenaga kerja serta jam kerja ditamnbah, tanpa mengurangi kualitas.
Reporter: Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…