NGLIPAR, SENIN PON – Delapan ribu calon pemilih Gunungkidul pada pemilu serentak 17 April 2019, terancam tidak bisa menggunakan hak pilih.
Hal di atas dikemukakan Slamet, S.Pd. MM, anggota DPRD I DIY, Minggu, (5/8).
Menurut Slamet, calon pemilih Pemilu 2019 harus memiliki KTP-El Itu amanat Undang Undang Pemilu.
Mereka yang sudah berusia 17 tahun saat dilaksanakan Pemilu, wajib menpunyai KTP-El.
Slamet mengutip pernyataan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh.
Dirjend menghimbau penduduk yang sebentar lagi berusia 17 tahun, segera melakukan perekaman KTP-el.
Hal ini bertujuan agar ketika pemilhan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019, mereka bisa ikut pesta demokrasi.
Terpisah, menurut Ketua KPUD DIY Hamdan Kurniawan, sampai saat ini masih terdapat 42.000 calon pemilih yang belum ber-KTP-El.
“Khusus Gunungkidul, masih ada sekitar 8.000 calon pemilih belum rekam KTP-el,” ungkap Slamet.
Oleh karena itu, lanjut Slamet, mohon Dinas Dukcapil Gunungkidul melakukan jemput bola agar mereka bisa segera melakukan perekaman KTP-El. (Bewe/ig)
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…