Di Wono Mengger BPTP Panen Raya Padi Teknologi Largo

2613

BACA JUGA:

Dispar Latih Operator Konten Sentral Informasi Pariwisata

Selain itu BPTP Yogyakarta mengintroduksikan beberapa varietas padi unggul baru diantaranya Rindang 1, Rindang 2, Inpago 8, Inpago 10, Inpago 12, Inpago Unsud dan Inpari 42 GSR.

“Hasil dari varietas padi unggul baru tersebut di lahan Wono Mengger Desa Nglipar dengan luasan 100 hektar, setelah di ubin menghasilkan 7,4 ton per hektar,” jelas Joko Pramono.

Sementar itu Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, S.Sos menyampaikan, pertanian masih menjadi sektor unggulan penyangga ekonomi masyarakat disamping pariwisata.

Badingah menambahkan, dengan kemajuan pariwisata yang ada di Gunungkidul saat ini, petani harus bisa kreatif untuk dapat menarik minat wisatawan dengan menyajikan produk hasil pertanian.

BACA JUGA:

Tahun 2020 DPUPKP Gunungkidul Biayai 23 Kegiatan Fisik Prioritas

“Disamping petani menjual hasil pertanian secara langsung, saat ini kita berikan pelatihan-pelatihan untuk mengolah kuliner sehingga mencukupi kebutuhan para wisatawan yang ada. Dengan demikian masyarakat akan memiliki nilai tambah secara ekonomi,” pungkas Bupati. Ag/ig




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.