WONOSARI, Minggu Kliwon – Jum’at, tanggal 29 Maret 2019 dianggap merupakan sejarah kelabu bagi DPRD Gunungkidul. Setelah Suharno, SE mengeluarkan kritik pedas, Demas Kursiswanto, selaku Ketua Dewan pengganti posisi Suharno angkat bicara.
Seperti diketahui, rapat paripurna merekomendasi LKPJ Bupati yang hanya dihadiri 8 orang ditambah 2 pimpinan, dan dihadiri Wakil Bupati Immawan Wahyudi disoroti “ugal-ugalan” karena tidak memenuhi kuorum.
BACA:
Suharno: Pada Akhir Periode, DPRD Gunungkidul “Ugal-Ugalan”
Terkait tudingan tersebut, Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto menjawab tenang sembari mencoba meluruskan.
“Sebenarnya saya pribadi sangat menghormati Bapak Suharno,” tulis Demas Kursiswanto lewat aplikasi Whatsapp, saat dikonfirmasi infogunungkidul (31/03).
BACA JUGA:
Pemilu 2019 Rumit, KPU Gunungkidul Gelar Sarasehan
Page: 1 2
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…