WONOSARI, Rabu Kliwon – Dengan pelipis sedikit memar, Jafedy Joko Afanto 19, warga Kajar II, Karangtengah, Wonosari mendatangi Polsekta Wonosari, Rabu, (23/04). Pemuda ini mengaku menjadi korban penganiayaan T 45, warga Kedung II, Karangtengah. Diketahui T adalah orangtua dari N 17, orangtua mantan pacarnya.
Dihadapan petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsekta Wonosari, Jafedy menceritakan kronologis penganiayaan yang menimpa dirinya.
“Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB di bulak yang masuk wilayah Kedung II. Sebelumnya terlebih dahulu saya WA-nan dengan N dan kencanan hendak ketemuan. N adalah mantan pacar saya,” jelasnya.
Saat mengendarai sepeda motor hendak ketemuan dengan N tersebut, yang dijumpai justru T bersama beberapa orang pria dewasa. Tahu ada ancaman, Jafedy mencoba melarikan diri.
“Tapi tertangkap dan saya dipukuli oleh lebih kurang 3 orang. Salah satunya T tersebut,” katanya.
Di tengah ladang tersebut Jafedy mengaku mendapatkan bogem mentah hingga mengalami sejumlah luka memar dan pusing. Selanjutnya dengan diantarkan keluarganya dia memeriksakan diri ke RS PKU Muhammadiyah Piyaman.
Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polsekta Wonosari. Hingga berita ini dilansir, kasusnya masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan aparat kepolisian. Red
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…