Didenda Polisi, Jarwanto Sopir Damkar Banjir Simpati

3297

WONOSARI-MINGGU PAHING | Jarwanto, tenaga harian lepas sopir Damkar Kabupaten Gunungkidul yang mennyenggol mobil warga Sleman saat menjalankan tugas didenda oleh Polisi, beruntun meraih simpati sejumlah pihak. Tidak terkecuali Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta.

“Siang kejadian, selang sehari Jarwanto diminta menghadap bupati, di rumah pribadi, Joglo Kuwarasan,” ujar Frans Sandi Komandan Sedulur Sunaryanta, 16-5-2021.

Menurutnya, denda sebesar Rp 500 ribu yang dilakukan Polisi telah diganti oleh Bupati.

Pihak kepolisian saat dikonfirmasi via whatsApp tentang pasal yang dilanggar Jarwanto, belum memberikan respon.

Sejauh pengakuan Jarwanto, di kantor Satlantas Polres Gunungkidul dia tidak diberi kesempatan menuturkan kronologi kejadian.

“Didenda tidak masalah, sudah saya bayar. Tetapi aneh, di kantor polisi saya tidak boleh ngomong sepatah kata pun,” aku Jarwanto Minggu pagi 16-5-2021.

Dukungan moral agar Jarwanto tidak kendor dalam menjalankan tugas datang dari politisi Gerindra, Slamet S.Pd MM.

Minggu pagi Jarwanto diajak ngobrol sembari sarapan soto Wariyun di Taman Parkir jantung kota Wonosari.

“Lupakan denda. Uang Rp 500 ribu itu kecil. Tenaga Harian Lepas harus gagah,” ujar Slamet menyemangati Jarwanto.

Kepala BPBD Gunungkidul Edi Basuki, saat dikonfirmasi ihwal anak buahnya yang berurusan dengan polisi hanya menjawab singkat.

“Saya belum mendapat detail laporan itu,” ujarnya.

Detai kejadian baca di https://www.infogunungkidul.com/sopir-damkar-rogoh-kocek-beli-spion-preseden-buruk/. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.