Diduga Faktor Ekonomi Susanto Nekat Gantung Diri di Kamar Tidur

2043

PALIYAN-SENIN PON | Kasus Gantungdiri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, kali ini dilakukan oleh warga Watugilang A RT 22 RW 05, Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan pada Selasa, (29/09/2020) siang. Korban yang diketahui benama Hamzah Arfah Susanto (36) tersebut nekat bunuh diri diduga lantaran ia memiliki tanggungan hutang.

Peristiwa tersebut diketahui sekira pukul 13.30 WIB, ketika ibu kandung korban yakni Kastinah (65) hendak membangunkan Hamzah yang sejak pagi memang belum bangun tidur. Ketika sampai di depan kamar korban, Kastinah mendapati pintu kamar dalam keadaan terbuka.

“Ibu korban terkejut saat melihat anaknya sudah dalam keadaan meningga dengan tubuh tergantung” kata Kapolsek Paliyan, AKP Edi Purnomo pada Selasa, (29/09/2020) sore.

Mengetahui hal tersebut, ia pun kemudian meminta pertolongan warga. Tidak lama kemudian, warga yang mendengarnya datang ke lokasi untuk melihat kondisi korban. Lantaran mereka tidak tega melihat kondisi korban dalam keadaan gantungdiri, lantas mereka menurunkan korban dengan cara memotong seutas tali yang terikat pada usuk rumah.

“Kami mendapat laporan dari warga, namun ketika sampai TKP korban sudah diturunkan,” ucapnya.

Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas Paliyan kemudian melakukan evakuasi korban serta melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan tim medis, di dalam tubuh korban tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan. Korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri.

“Menurut keterangan dari pihak keluarga, maupun dari teman dekat korban memang memiliki tanggungan hutang atau faktor ekonomi,” pungkas Kapolsek. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.