PENDIDIKAN

Diduga Patok Biaya Outing Class Tak Wajar, Wali Murid SMP N 1 Ngawen Menjerit

NGAWEN – Kamis Kliwon |Di tengah situasi ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik – baik saja, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 di Kapanewon Ngawen, justeru menggelar rencana outing class, dengan mematok biaya tak wajar.

Selain memberatkan, kegiatan yang direncanakan bekerjasama dengan salah satu biro jasa tour dan travel tersebut, banyak pihak menduga penyelengara akan meraup keuntungan hingga 50 juta rupiah.

Berdasarkan surat edaran yang dibagikan oleh pihak sekolah, tertanggal 06 Agustus 2025, nominal biaya outing class yang dipatok dinilai terlalu berlebihan dari standard.

Hal itu disampaikan salah satu orang tua/ wali siswa yang enggan disebut namanya. Ia menyebut, perjalanan outing class ke Semarang dengan 3 (tiga) lokasi tujuan yakni, Destinasi Wisata Celosia, Lawang Sewu, Kota Tua, dan terakhir dipusat oleh-oleh tersebut, pihak sekolah mematok biaya Rp 590.000 (lima ratus sembilan puluh ribu rupiah).

“Nominal biaya tidak masuk akal, kami selaku orang tua tidak diberikan rincian secara detail, tetapi hanya global biaya dan rencana fasilitas yang tersaji. Inikan perjalanan outing class sehari selesai tanpa menginap, masa harganya meroket, ada apa ini?,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ngawen, Titik Purwanti, S.Pd, M.Hum., menjelaskan, rencana outing class di sekolahan yang ia pimpin telah melibatkan komite sekolah maupun orang tua/ wali siswa.

Titik menjelaskan, bahwa selain mengadakan rapat, pihak sekolah juga mengajukan poling terhadap obyek wisata yang akan dikunjungi oleh para siswa.

“Tujuan ke Semarang awalnya tidak ada tetapi list tempat wisatanya ke Malang tanpa inap, ke Malang menginap, dan ke Bali, tetapi akhirnya pilihan terbanyak justru ke Semarang,” ungkap Titik, Rabu (20/08/2025) siang.

Selaku kepala sekolah, Titik berujar, mempercayakan kegiatan outing class kepada Ketua Pelaksana Kegiatan yang juga guru setempat untuk membahas Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan pihak biro jasa tour and travel.

“Saya tidak ikut membahas tetapi selalu mendapat laporan karena biar bagaimana KS penanggung jawab,” terang Titik.

Terpisah, salah seorang pelaku biro jasa tour dan travel di Kapanewon Wonosari yang tidak mau disebut namanya menerangkan, dengan tempat tujuan ke Semarang dan fasilitas yang tersaji seperti dalam edaran itu, nominal Rp 590.000 dinilai sangat berlebihan.

“Bila analisa kasar kita yang sama – sama pelaku biro wisata dan travel, 50an juta bisa masuk kantong itu. Kecuali outing class ini bermalam harga segitu wajarlah, tetapi bila hanya sehari selesai, harga idealnya di angka 400an ribu,” ungkapnya.

Penulis: Agus SW
Editor: HRD

Ikuti infogunungkidul di Facebook, Instagram, dan WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VaDcLx896H4QJGQ1ZS0v
infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

24 jam ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

5 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

5 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

5 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago