Dihantam Ombak, Perahu Jungkung Hancur Berkeping, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

1531

SAPTOSARI-SABTU PON | Kecelakaan laut terjadi di perairan Pantai Ngrenehan, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Kapal penangkap ikan jenis Jungkung hancur berkeping-keping setelah berbalik arah dan dihantam ombak di tengah lautan Jumat, (18/12/2020) pagi. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelunya, Indro (30) warga Padukuhan Klumpit 08/01, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari bersama Endar(26) warga Padukuhan Sawah Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, melaut mencari ikan dengan mengunakan erahu jungkung.

Dua nelayan kakak beradik tersebut bermaksud menarik jaring, tiba-tiba perahu yang mereka tumpangi berbalik arah sejurus kemudian dihantam ombak besar.

“Setelah terseret ombak, perahu sudah tidak bisa saya kendalikan lagi dan terpaksa perahu saya ayunkan ke tepi pantai,” ungkap Indro di lokasi kejadian, Jumat, (18/12/2020) siang.

Sementara itu, Wasio (34) warga Padukuhan Gebang, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, saksi mata kejadian sekaligus nelayan yang berada di dekat perahu Indro, mengungkapkan, setelah perahu tidak bisa dikendalikan, Wasio bergegas mencari bantuan ke Pantai Ngrenehan.

“Masih bersyukur insiden ini tidak ada korban luka atau jiwa meskipun kerugian mencapai puluhan juta,” jelas Wasio.

Wasio menambahkan, dari sekian barang berharga yang mampu diselamatkan hanya mesin perahu yang dapat dibawa pulang, sementara badan perahu hancur tinggal puing. Upaya evakuasi juga dilakukan dengan berat karena harus melewati jalan darat yang jauh sekitar 3 (tiga) kilo meter dan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki melalui jalan setapak terjal dan licin. (Karyanto/Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.