Festival film kali ini terdiri dari tiga kategori yaitu dokumenter, profil dan fiksi. Pada dasarnya, ketiga jenis film tersebut segmen penontonnya berbeda-beda.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan DIY, soal segmen penonton tersebut menjadi bagian dari kajian tersendiri.
VIDEO TERBARU :
Sebagaimana diketahui, 15 film yang difestivalkan itu sedianya diputar mulai jam 15.00 Wib, di ruang utama Rumah Makan Jimbaran, namun karena ada kesalahan teknis mundur 120 menit. Tigaratus kursi penonton bolong belum terisi.
Sebelum nonton bareng pemutaran film festival, Jumat, 29 November 2019, Kadisbud DIY didampingi Kadisbud Gunungkidul, Agus Kamtono, menyaksikan sajian reog klasik dari Tanjungsari.
Rupanya ada tanda-tanda, bahwa warga Gunungkidul masih suka nonton reog ketimbang film.
(Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…