Direktur RSUD Wonosari Iri Dengan Rumah Sakit Lain

359

WONOSARI – Sabtu Pon | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari dr. Heru Sulistyowati Sp. A, iri karena sering menerima undangan hadir pada anniversary atau peringatan hari jadi rumah sakit lain. Sementara itu RSUD yang dia pimpin tidak pernah memperingati hari jadi, karena tidak tahu kapan  RSUD Wonosari lahir.

“Oleh sebab itu, kami RSUD Wonosari membentuk team telusur sejarah. Kami bekerjasama dengan Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Daerah,” ujar dr. Heru Sulistyowati pada puncak ultah ke 71 di halaman RSUD Wonosari, (18/01/20).

 

 

Melalui proses panjang, lanjut dr. Heru, team menemukan tanggal lahir  RSUD Wonosari yaitu 24 Desember 1948. Kala itu, menurut team pelacak sejarah, RSUD masih bernama Balai Pengobatan.

Dokter Spesialis Anak ini juga menuturkan, bahwa rangkaian memperingati hari jadi RSUD Wonosari sebenarnya dimulai sejak  Oktober 2019.

Beberapa kegiatan yang dilakukan, kata Dia, antara lain: seminar bekerjasama dengan IDI Daerah Istimewa Yogyakarta, lomba nakes dan non nakes, donor darah, tes kebugaran, lomba membuat taman di lingkungan rumah sakit, pemberian penghargaan pada karyawan berprestasi dan yang lain.

“Seluruh kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong  meningkatnya mutu RSUD Wonosari,” tandasnya.

Dokter Heru berharap, RSUD Wonosari bisa lebih profesional dengan menciptakan inovasi yang  mendekatkan dan mempermudah layanan  masyarakat dengan memprioritaskan  kualitas pelayanan.

Di depan Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S. Sos. dan segenap civitas hospitalia dr. Heru Sulistyowati menyebutkan, RSUD Wonosari telah terakreditasi Klas Paripurna Bintang 5 pada bulan Juli 2019. Di samping itu  juga mendapatkan predikat sangat baik dalam hal pelayanan. (Wnb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.