HAMBA-hambaMu bersimpuh di atas bebatuan Yang Maha Mulia, pada Idul Qur’ban 21 tanpa kumandang.
Apakah belenggu itu juga Paduka ikut sertakan di masa sulit menghadapi ujian-Mu. Mulut kami dibungkam seperti menghadapi hisab paling pedih yang Paduka janjikan.
Mereka mengatasnamakan Paduka, bebas menutup seluruh pintu masjid, tanpa batas waktu.
Tentang esok hari Engkau Maha Tahu, siapa yang benar, dan siapa sesungguhnya para penghasut, sehingga segenap angin berbelok.
Rezeki itu Paduka keluarkan dari pintu yang mana, Engkau Maha Perkasa, Engkau Maha Pemberi Rahmat.
Hanya kepadaMu kami menyembah, dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan.
Jalan yang lurus kami harap tidak sampai tangan para penghasut itu menutupinya.
Kesederhanaan dan kerendahan hati cukup ditemani daun ketela yang Paduka tumbuhkan di halaman rumah. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…