HAMBA-hambaMu bersimpuh di atas bebatuan Yang Maha Mulia, pada Idul Qur’ban 21 tanpa kumandang.
Apakah belenggu itu juga Paduka ikut sertakan di masa sulit menghadapi ujian-Mu. Mulut kami dibungkam seperti menghadapi hisab paling pedih yang Paduka janjikan.
Mereka mengatasnamakan Paduka, bebas menutup seluruh pintu masjid, tanpa batas waktu.
Tentang esok hari Engkau Maha Tahu, siapa yang benar, dan siapa sesungguhnya para penghasut, sehingga segenap angin berbelok.
Rezeki itu Paduka keluarkan dari pintu yang mana, Engkau Maha Perkasa, Engkau Maha Pemberi Rahmat.
Hanya kepadaMu kami menyembah, dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan.
Jalan yang lurus kami harap tidak sampai tangan para penghasut itu menutupinya.
Kesederhanaan dan kerendahan hati cukup ditemani daun ketela yang Paduka tumbuhkan di halaman rumah. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…