POLITIK

Droping Air Bersih: Modus Mempertahankan Proyek Musiman

WONOSARI, Sabtu Wage–Anton Supriyadi, anggota DPRD Gunungkidul dari Partai Nasdem mengatakan, kegiatan droping air bersih tidak memecahkan subtansi persoalan. Hal itu hanya merupakan kiat untuk tetap mempertahankan proyek tahunan.

Pemkab Gunungkidul dinilai tidak cerdas. Kekurangan air bersih selalu diatasi dengan tangki. PDAM dituding sangat konvesional, tidak mampu memecahkan masalah air dengan alasan terkendala dana serta medan.

Tiap tahun dana yang disediakan pemerintah, lembaga swasta serta donatur atau swadaya dari berbagai komunitas, menurut Anton mencapai Rp 1 milyard lebih.

Yang jelas, dana untuk pengiriman air bersih melalui OPD seperti Dinsos serta BPBD, tak kurang dari Rp 700 juta. Hasilnya, Gunungkidul masih dicap sebagai daerah kekurangan air.

“Gunungkidul itu menyimpan banyak air. Kalau nggak ada air, apa yang dikirim itu air dari Sleman atau Bantul?” tanya Anton Supriyadi (21/10) setengah menyindir.

Politisi Nasdem ini menduga, pengiriman air bersih melalui tangki merupakan cara untuk mempertahankan proyek musiman. Hal tersebut dengan sengaja dipelihara untuk meraih anggaran rutin.

Berkenaan dengan kecenderungan di atas, Anton mecoba membuat simulasi, perhitungan kebutuhan air bersih tiap kepala keluarga.

Desa yang tidak terjangau pipa, menurut Anton merupkan tanggung jawab pemerintah. Solusinya perlu dibuatkan watertoren (bak). Ukuran bisa disesuaikan dengang kebutuhan.

Satu desa 1.500 kk, per kk 4 orang, setiap orang per hari butuh 70 liter air. Ini berarti 1.500 mengkonsumsi air  420.000 liter/ hari atau sama dengan  84 tangki.

Pemerintah, terang Anton, berkewajiban membuat bak ukuran 15 x 15 x 2.  Rakyat tetap membeli air, pemerintah mensubsidi, nama  Gunungkidul terjaga.

Dengan cara itu, ujar Anton, stigma Gukungkidul daerah kekering akan hilang.

 

Reporter:  Agung Sedayu

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

1 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

5 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

5 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

5 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago