Uniknya, petilasannya yang ditandai dengan pagar bambu, pertanda tempat itu tidak boleh diinjak-injak oleh wisatawan maupun pengunjung.
Tidak kalah menariknya, di tempat tersebut juga ditemukan batu kumpul. Batu ini konon selalu berkumpul di satu tempat, walaupun diterjang banjir.
Dengan keunikan alami inilah Pokdarwis Asri, berupaya mengemas Trukan menjadi tempat wisata air, juga sebagai wisata budaya, religi.
Ketua Pokdarwis Asri, Catur Puji Suprihono menuturkan, bahwa D’Trukan Park View ini dibangun berdasarkan keinginan masyarakat, guna meningkatkan sumber daya manusia.
Untuk menarik wisatawan, pihaknya akan sering mengadakan event-event, guna meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Supaya ekonomi masyarakat akan lebih mapan,” ungkapnya, Minggu, (05/05).
Sesuai namanya “D’Trukan Park View”, rencana kedepan akan dibangun taman di sekitar tempat wisata tersebut. (Jkn)
Page: 1 2
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…
GUNUNGKIDUL – SELASA PON, Seorang laki-laki berinisial S (64), warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, ditemukan…
PALIYAN - MINGGU PAHING, Pengemudi Toyota Inova diduga mengantuk mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Paliyan-Saptosari,…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIT Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra resmi meluncurkan…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Menyongsong libur nasional dan perayaan Paskah 2026, Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul…