Dua Dekade Partai Demokrat Tanpa Ucapan Selamat Dari PDI Perjuangan

216

WONOSARI-JUMAT WAGE | Secara virtual DPP Partai Demokrat merayakan ultah ke dua puluh diikuti 34 DPD dan DPC seluruh tanah air. Tidak ada pidato politik tetapi ucapan selamat datang dari berbagai tokoh politik, kecuali PDI Perjuangan.

Mulai dari dedengkot PSI, PAN, PKS, PKB, Golkar, Gerindra, NasDem, termasuk dari pengamat politik dan militer Salim Said hingga Wapres Ma’ruf Amin dan Presiden Joko Widodo. Mereka menyampaikan ucapan selamat tetapi Partai besar seperti PDI-Perjuangan tidak.

Tokoh sentral Susilo Bambang Yudhoyono memilih kilas balik perjalanan Partai Mercy Biru. Begitu pula Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

SBY mengaku mencermati sejarah perjalanan bangsa mulai dari 1945, 1965 dan 1998.

Dari hasil pencermatan sejarah SBY menyimpulkan, rakyat ingin tenang, rakyat ingin kepastian hukum, rakyat ingin keadilan, dan rakyat ingin kesejahteraan.

Menurutnya, dua puluh tahun silam Partai Demokrat menguak jagat demokrasi sebagai partai politik dengan ideologi yang mengakar di bumi pertiwi.

“Kami menganut ideologi Nasionalis Religius,” ujar SBY dalam kilas balik 9-9-2021.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kilas baliknya cukup pedas, terutama terkait goyangan yang dilakukan Moeldoko dan kawan-kawan.

Ada tangan kekuasaan yang sengaja mengguncang Partai Demokrat,” tudingnya.

Sangat berbeda dengan Ultah. Ke-20 yang dirayakan di DPC Demokrat Kabupaten Gunungkidul.

Supri Yani Astuti (SYA) dipandu Agus Wigi selaku Wakil Sekretaris disaksikan dua anggota DPRD Gunungkidul Eko Rustanto juga Suyanto serta sejumlah kader memotong tumpeng bertanda dua dekade Partai Demokrat.

Dalam sambutan singkat SYA. menyatakan DPC Demokrat Gunungkudul meraih kejuaraan dalam lomba menulis jurnalistik juara satu video pendek juara tiga dan menyanyi juara tiga tingkat provinsi.(Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.