PLAYEN–SENIN PAHING | Salah satu dukuh di Logandeng, Kapanewon Playen, Gunungkidul, ngemplang pajak selama bertahun-tahun. Nominal pajak yang tidak disetor mencapai jutaan rupiah, lurah menyatakan warga tetap kompak dan adem ayem.
Hal tersebut disampaikan Lurah Logandeng via Telephone WhatsApp, Senin (20/02/2023) siang. Suhardi menyampaikan, terkait persoalan tersebut awak media diminta konfirmasi langsung yang bersangkutan.
“Warga adem ayem kompak,” ungkap Suhardi singkat.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebut namanya menyampaikan, di Kalurahan Logandeng sebenarnya ada beberapa persoalan mendasar yang menyangkut langsung kepada warga yakni persoalan biaya program pensertifikatan tanah serta pajak.
Meskipun dalam pensertifikatan tanah program PTSL di Kalurahan Logandeng 2022 telah selesai, namun beberapa data menunjukkan ada hal yang dilanggar.
“Ini data dan fakta, semua jelas. Kami bicara ada dasar dan buktinya, marilah sebagi warga kita cerdas dan jangan takut bersuara benar,” ungkapnya.
Terpisah, dukuh bersangkutan juga mengakui, bahwa isyu bola panas terkait pajak adalah benar adanya.
Selain itu, dukuh juga menyadari bahwa perbuatannya adalah tindakan yang salah di mata hukum maupun di hadapan warga.
Hal tesebut disampaikan langsung oleh dukuh saat klarifikasi, beberapa waktu lalu.
(Agus SW)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
View Comments
Masalah pajak sppt tahunan,bnyak wilayah lain yg mungkin sama kasusnya,saya sendiri sering mengalami mbayar tunggakan pajak sppt yg jmlhnya tdk sdikit,terakhir saya mbayar tunggakan sppt tanah yg saya beli di wilayah jatisari playen ,selama 10th terakhir sejumalah 400rb,itu 1 obyek tanah,pdhl saya sering jual beli tanah dan kasusnya selalu ada tunggakan pajak..saya sadar ngurus ini hanya akan ribet ..makanya saya sendiri yg mbayar gak mau pusing ngurusnya