PEMERINTAHAN

Dukungan Golkar Pada Bupati Sunaryanta “Hanya Sampai 2024”

WONOSARI-SABTU LEGI | Dukungan DPD Golkar Gunungkidul pada Bupati Sunaryanta ditegaskan oleh Heri Nugroho selaku Ketua Partai berlambang Pohon Beringin bahwa hanya sampai dilaksanakannya pemilu serentak Rabu Pon 14 Februari 2024 mendatang.

Cerita singkatnya begini: dulu, pada masa kampanya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, Heri Nugroho pernah berkomitmen bahwa tahun 2024 akan memimpin Gunungkidul.

Kala itu, mau maju menjadi Bupati atau Wakil Bupati belum diperjelas, yang pasti ucapan Heri Nugroho keceplosan pada saat Heri Susanto calon Wakil Bupati kampanye di lokasi Gandung Pardiman Center, Ponjong.

Belakangan ini Statemen Ponjong sepertinya diangkat Heri Nugroho, menyusul riuhnya Partai NasDem mengurung pengusaha muda bernama IPUNG.

“Saya juga persiapan, biar rakyat banyak pilihan,” ujar Heri Nugroho simpel tapi tegas.

“Ketua Partai mesti masuk bursa, tidak elok hanya mengusung jago cari di luar. Pak Heri Nugroho musti siap maju,” kata pensiunan Birokrat, Bambang Krisnadi, di WhatsApp, belum lama ini.

Gayung bersambut, kami menyadari, ujar Heri Nugroho, Golkar yang hanya 5 orang dan saudara saya PKB 4 orang tahun 2020 mampu memenangkan Pilkada, dengan dukungan minimal di parlemen.

“Kadang kami berpikir bahwa apapun yang bupati lakukan akan mendapat tanggapan plus minus. Ditunjang IT Medsos yang dalam hitungan detik bisa dilihat oleh dunia, maka kami pun mencoba untuk ikut tanggung jawab terhadap bupati yang kami usung sampai tahun 2024,” tegas Heri Nugroho.

Namun demikian, pernyataan Ketua DPD Golkar Kabupaten Gunungkidul oleh sebagian masyarakat dipandang sangat normatif, deplomatif dan bias.

Menurut publik, pertama hal itu bisa dimaknai secara tekstual bahwa jabatan Bupati Sunaryanta memang hanya sampai tahun 2024.

Kedua, pertarungan 2024 untuk periode memimpin Gunungkidul 2025-2030, Golkar akan mengusung jago internal seperti disarankan oleh Bambang Krisnadi.

Kalkulasinya, pada pemilu serentak 2024 kursi Golkar di parlemen memenuhi syarat atau tidak untuk bisa mengusung bakal calon Bupati sendirian?

Dan atau, partai gaek peninggalan Orde Baru ini masihkah tetap rujuk berkoalisi dengan PKB atau bercerai?

Itulah dua teka-teki politik yang masih harus ditunggu. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

2 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

2 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

2 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago