TEPUS, Sabtu Kliwon – Dinas Kelautan dan Perikanan melaksanakan festifal kuliner bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Festifal bertema Makanan Khas Gunungkidul berlangsung di Sundak, (11/11).
Yuni Hartini, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata selaku panita pelaksana mengatakan, festival kuliner diikuti ibu-ibu PKK 18 kecamatan se Gunungkidul. Kuliner yang dimasak berbahan baku ikan.
“Tujuan festival untuk mengatrol kegemaran dalam mengkonsumsi ikan warga Gunungkidul,” ujar Ir. Khairudin Kepala DKP Gunungkidul (11/11).
Kebiasaan makan ikan masyarakat Indonesia berdasarlan data statistik baru 30 kg pertahun per kapita. Menurut Kepala DKP terpaut 40 kg dengan Malaysia, yang berada di angka 70 kg.
“Warga Gunungkidul masih sangat rendah, baru 18 kg pertahun, perkapita,” tandas Khairudin .
Dia berharap, dengan festivsl kuliner ikan, warga Gunungkidul terdorong gemar mengkonsumsi ikan. Boming pariwisata, menurut Kepala DKP harus dibarengi dengan masakan khas Gunungkidul yang beraneka warna.
Festival masak ikan dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, kelompok siap saji, kedua kelompok yang mempertunjukan ketrampilan memasak dari awal hingga akhir.
Tim penilai, terdiri gabungan antara Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan, Perikanan ditambah dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia cabang Gunungkidul.
Dalam festifal tersebt, juara 1 sampai 5 memperebutkan uang tunai sebesar Rp 10 juta potong pajak.
Reporter: W. Joko Narendro
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…