Gantung Diri Tidak Berhenti: Kader PAN Desak Bupati Bertemu Ulama

1230

WONOSARI-JUMAT PAHING | Fenomena gantung diri (gandir) di Gunungkidul tak kunjung berakhir. Tiga puluh satu nyawa melayang selama 7 bulan tergolong tinggi. Ini keprihatinan bersama.

“Aksi gandir memantik berbagai fihak. DPD PAN Gunungkidul meminta Bupati merespon persoalan ini dengan segera,” ujar Bowo Pramono, politisi PAN Gunungkidul, 30-7-2021.

Mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, menurutnya merupakan cermin keputus-asaan. Ini problem keyakinan, problem iman, problem kepercayaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih Penyanyang. Ini problem keagamaan, yang memprihatinkan.

Umat menjadi putus asa akan Rahmat Kasih Sayang Allah Tuhan semesta alam, padahal dalam ajaran agama, sikap putus asa adalah hal yang dilarang.

Dalam Islam tertulis pada Surat At-Taubah ayat 104, Surat Yusuf ayat 87, Surat Az-Zumar ayat 53-54, Surat Al Hijr ayat 55-56.

Dari perspektif Islam tentu menjadi tugas ulama. Pemda (umaro) pun harus bisa menjadikan Gunungkidul daerah yang agamis sebagaimana Motto Gunungkidul HANDAYANI. Gunungkidul daerah yang masyarakatnya bertaqwa kepada Tuhan.

“Umaro (Pemda) harus sowan para ulama untuk meminta petuah dan saran. Secara tulus tempatkan para Ulama menjadi penopang dasar jalannya roda pemerintahan, Insya Allah berkah,” tandas Bowo Pramono.

Dari perspektif kepemerintahan, fenomena gantung diri harus dicari akar masalahnya.

Orang menempuh jalan bunuh diri biasanya karena punya persoalan yang berat dan lama terkait kesehatan, ekonomi atau sosial.

Pemerintah Daerah dengan fungsi Pelindung dan Pelayan masyarakat, harus hadir ditengah persoalan ini.

Pemda harus mampu membangun harapan-harapan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan.

“Satgas Berani Hidup dioptimalkan. Ketahanan Keluarga yang handal diwujudkan. Solidaritas Sosial ditingkatkan. Derajat kesehatan dan ekonomi masyarakat yang baik direalisasikan,” timpal Anwarudin Ketua Fraksi DPRD Gunungkidul.

Pemda harus serius dan segera tangani persoalan gantung diri. Secepatnya, desak Anwarudin, Bupati segera sowan kepada para ulama. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.