yaitu bagian dari suatu tenaga yang selalu menghendaki YANG BURUK dan selalu menghasilkan YANG BAIK.”
Maka Bung Hatta pun menyimpulkan bahwa Soekarno adalah kebalikan dari gambaran itu. Kebalikan dari tokoh Mephistopheles.
Menurut Bung Hatta, tujuan Soekarno Sang Presiden selalu baik, tetapi langkah-langkah yang diambilnya kerapkali menjauhkan dirinya dari tujuan baiknya.
Di bagian lain tulisannya itu Bung Hatta menyimpulkan bahwa sistem yang dilahirkan oleh Bung Karno tidak akan lebih panjang umurnya dari Soekarno sendiri.
Dikatakannya, umur manusia terbatas. Apabila Soekarno sudah tidak ada lagi, maka sistemnya itu akan roboh dengan sendirinya seperti rumah dari kartu.
Dan “perhitungan” Bung Hatta itu terbukti benar adanya.
MEMANG yang dikritik oleh Bung Hatta adalah Soekarno, Presiden RI yang pertama. Tapi kritik Bung Hatta itu sepertinya berlaku pula untuk Sang Presiden RI lainnya pasca Soekarno.
Presiden RI kedua, Soeharto misalnya, bisa saja kebalikan juga dari tokoh Mephistopheles dalam hikayat Goethe’s Faust itu.
Yaitu mungkin saja Soeharto tujuannya selalu baik, tetapi langkah-langkah yang diambilnya kerapkali menjauhkan dirinya dari tujuan baiknya itu.
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…