Terlalu panjang kalau kita menyebut satu demi satu dari mereka yang pernah jadi Presiden di Republik kita ini untuk membandingkannya secara terbalik dengan tokoh Mephistopheles itu.
Namun siapapun yang jadi Presiden RI, termasuk Presiden Joko Widodo yang sekarang sedang memerintah, juga Presiden RI berikut dan berikutnya nanti pasca Jokowi, sebijaknya membaca dan mencamkan jiwa dan isi tulisan Bung Hatta DEMOKRASI KITA itu, terutama prihal fenomena tokoh Mephistopheles itu.
Dan sebijaknya direnungkan pula bagian lain dari tulisannya DEMOKRASI KITA itu karena Bung Hatta, yang lagi-lagi mencerminkan beliau betul-betul seorang yang “kutu buku” dan pemikir besar,
Dia menulis “……bahwa Indonesia makin jauh terpisah dari cita-citanya. Sejarah Indonesia sejak 10 tahun yang akhir ini seolah-olah mencerminkan apa yang dilukiskan oleh Shiller :
“Eine grosse Epoche hat das Jahrhundert geboren. Aber der grosse Moment findet ein kleines Geschlecht.”
(Suatu masa besar dilahirkan abad. Tetapi masa besar itu menemui manusia kerdil).
Renungan Akhir Tahun (1)
MOHON DIKOREKSI DAN MOHON MAAF KALAU SAYA KELIRU.
Kamal Firdaus, SH adalah Pengacara Senior Angkatan 66
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…